Semerbak Kasturi

"Sesungguhnya orang-orang berbakti benar-benar berada di dalam (syurga yang penuh) kenikmatan, mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni(tidak memabukkan)yang tempatnya masih dilak (disegel), laknya dari KASTURI. Dan yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
(Al-Mutaffifin: 22 - 27)

Sunday, 31 May 2009

Sukarnya Untuk Tersenyum...


Sejak akhir-akhir ini agak sukar bagi saya untuk tersenyum. Tapi saya paksakan diri untuk terus tersenyum kepada mereka yang tidak jemu-jemu menyantuni saya dan melakukan seribu macam kebaikan untuk menghiburkan hati saya. Saya hanya tersenyum kepada mereka dan tidak mampu tersenyum kepada yang lain. Walaupun, saya sentiasa mengingatkan diri betapa ruginya jika tidak meraih pahala yang begitu mudah dengan hanya tersenyum...bisnes tanpa modal!...namun saya tetap ingin bersikap jujur kepada diri sendiri: saya tidak akan melakukan sesuatu untuk mengambil hati orang lain dan "kosmetik" atau menghiasi segala tindakan saya untuk menagih simpati manusia pada masa yang sama mendapat kemurkaan daripada Allah. Wanauzubillahi minzalik.


Hanya Allah sahaja yang Maha Mengetahui, Maha Memahami dan Maha Menyaksikan gerimis jika bukan tsunami, yang melanda jiwa saya. Hanya kepada Allah saya mengadu dan meletakkan pergantungan serta harapan kerana saya yakin sebenar-benar yakin bahawa Allah sedang dan sentiasa mendidik saya...Allah Maha Perkasa, Allah Maha Berkuasa...segala yang berlaku dan akan berlaku adalah di dalam pengetahuanNya dan menurut ketetapanNya.


"Jika Allah menolong kamu mencapai kemenangan maka tidak ada sesiapa pun yang akan dapat mengalahkan kamu; dan jika Ia mengecewakan kamu, maka siapakah yang akan dapat menolong kamu sesudah Allah (menetapkan yang demikian)? Dan (ingatlah), kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman itu berserah diri."

(Ali Imran: 160)


"Tidak ada kesusahan (atau bala bencana) yang menimpa (seseorang) melainkan dengan izin Allah dan sesiapa yang beriman kepada Allah, Allah akan memimpin hatinya (untuk menerima apa yang telah berlaku itu dengan tenang dan sabar)"

(At Taghaabun:11)


Rasulullah pernah bersabda:

"Ketahuilah bahawa seandainya seluruh umat manusia itu berkumpul untuk memberi manfaat kepadamu berupa sesuatu, nescaya mereka tidak akan mampu memberikan manfaat kepadamu selain berupa sesuatu yang telah ditetapkan Allah bagimu dan seandainya mereka semua berkumpul untuk mencelakakan mu dengan sesuatu, nescaya mereka tidak akan mampu mencelakakan mu kecuali dengan sesuatu yang ditetapkan Allah atasmu"


Saya menjadi tersentak dengan terlalu banyak The Unspeakable Act yang berlaku di sekeliling saya. Tindakan-tindakan yang meruntun jiwa saya apabila mereka yang pada suatu ketika insan yang saya kasihi dan saya menaruh sepenuh kepercayaan telah melakukannya. Di situlah mungkin silapnya saya...terlalu bersungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu hingga terlupa batas dan had keupayaan diri. Kejujuran saya dikhianati lagi oleh manusia yang saya anggap sebagai sahabat-sahabat saya. Saya peruntukkan masa berharga saya untuk mendengar kesulitan hidup mereka...saya berusaha mententeramkan hati mereka dengan sama-sama menyelami kedukaan dan keperitan mereka, seboleh mungkin...setiap detik dengan sepenuh keikhlasan saya hiburkan dan menggembirakan mereka, saya gembelingkan seluruh kekuatan dalam apa bentuk sekali pun untuk membantu mereka. Bukanlah tujuan saya untuk membunga-bungakan amalan di dalam mana-mana penulisan saya tetapi sekadar perkongsian pengalaman semata mata...Rupa-rupanya mereka bukan sahabat saya...mereka hanya teman di kala mereka memerlukan saya untuk bersedih hati. Rupa-rupanya mereka bersandiwara secara sengaja atau tanpa mereka sedari, di pentas yang mereka pilih dan rasa cukup selesa. Saya hanyalah teman persinggahan bagi memudahkan segala urusan dunia mereka. Alhamdulilah, saya sedar kini dan terima kasih saya ucapkan kepada kalian...sedikit sebanyak kalian telah menceriakan dan membahagiakan saya ketika itu serta menghamparkan peluang untuk saya melakukan kebajikan...yang saya khuatir pahalanya mungkin telah lebur, terhapus, mengalir jauh seperti derasnya air mata saya ketika ini. Walau apa pun kalian masih saudara seislam saya......saya tidak memusuhi kalian...saya memaafkan kalian jika kalian mengerti dan memahami kesan tindakan kalian, kalian tidak memperlakukan sedemikian kepada saya...tetapi saya tidak mampu lagi melemparkan senyuman kepada kalian...
Alhamdulilah, saya panjatkan kesyukuran kepada Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Bijaksana...saya disedarkan untuk mengenali kelompok manusia seperti kalian...
Goresan di hati menjadi lambang pengorbanan persahabatan kita yang akan menemani detik-detik perjuangan kehidupan saya hingga ke akhir hayat...
Semoga Allah sentiasa limpahkan kerahmatanNya, kekuatan dan kesabaran kepada saya, amin. Saya akan terus berdoa agar Allah menutup pintu hati kalian untuk tidak mengulangi tindakan "terhormat" seumpama ini kepada insan lain. Allahu 'alam.
Ketahuilah...keangkuhan manusia terserlah apabila mereka meremehkan keupayaan dan menafikan hak manusia lain.
Rasulullah berpesan:
"UMATKU AKAN TETAP BAIK DALAM SEGALA HAL SELAGI IA TIDAK MEMANDANG MEMIKUL AMANAT SEBAGAI SUATU KEUNTUNGAN DAN BERLAKU BENAR SEBAGAI SUATU KERUGIAN"
"KHIANAT YANG PALING BESAR IALAH; ENGKAU MEMBICARAKAN SUATU HAL DENGAN SEORANG TEMAN DAN TEMAN ITU PERCAYA KEPADA ENGKAU SEPENUHNYA, SEDANGKAN ENGKAU BERDUSTA KEPADANYA DALAM PEMBICARAAN ITU."
Petikan kata-kata Anne Morrow Lindberg dalam ruang Thoughts, majalah Forbes, 25 Mei 2009...
"The most exhausting thing in life is being insincere"
"Don't worry if people hate you because the are many others who love and care for you on this earth. But be worried if Allah hates you because there is non other who loves and care for you here and in the akhirat"
(source: article from an internet posting)
Kepulangan kerahmatullah ibu kepada salah seorang sahabat karib saya, Noora dua minggu yang lepas dalam usia Allahyarham Cik Noon menjangkau 80-an banyak menyentuh sanubari saya. Allahyarham seorang yang penyayang, kuat semangat dan fizikal, tabah mengharungi kehidupan di kelilingi oleh ahli keluarga yang amat menyayangi Allahyarham. hingga ke hari ini, saya masih tidak sanggup menjejaki rumah peninggalannya...Allahyarham ketika hidupnya, akan menyambut mesra kunjungan saya dan melontarkan ciuman bertubi-tubi di pipi saya, pada hal saya hanyalah seorang sahabat kepada anaknya yang tinggal jauh..saya tiada pertalian darah dengan Allahyarham tetapi kehangatan kasih sayangnya saya rasakan hingga di penghujung nyawanya. Semoga Allah mengampuni segala dosanya, menerima segala kebaikannya, mencucuri rahmat ke atas rohnya dan menempatkan rohnya bersama roh para solihin, amin.
Kak Mah (Kerisisiah Mohd Daud), sibuk dengan aktiviti blood trans-fussion, darah jenis A+ sepanjang dua hari yang lepas, sebagai persediaan pembedahan fibroid dan cyst pada minggu depan. Saya yang berdarah B+ (be positive..pinjam kata-kata Kak iLa) hanya mampu menemani dan mendengar cerita sahaja. Kak Mah ialah seorang lagi insan dari golongan yang sedikit...Mereka adalah sahabat saya di dunia dan di akhirat, insyaAllah. Saya katakan begitu kerana tidak ramai manusia yang memahami saya. Mereka sanggup bersama saya di kala duka dan di kala gembira, menghiburkan hati saya dengan hilai ketawa mereka, tersenyum dengan senda gurau saya, menyantuni dan menggembirakan saya tanpa sebarang syarat. Meraikan kejayaan saya, melihat dan menyalurkan kekuatan saya melalui aktiviti-aktiviti yang mereka canangkan, sedaya upaya berusaha melenyapkan kelemahan saya, menerima saya seadanya. Menasihati, menegur dan membantu saya untuk terus giat dalam perjuangan memuliakan kalimat Allah hingga ke tarikan nafas yang terakhir...berusaha membahagikan saya sepanjang masa...Allah permudahkan segala urusan mereka di atas segala kebaikan yang mereka lakukan kepada saya. "Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui segala yang tersimpan dan terlintas di dada kami...Engkau Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib...Usahlah Engkau uji kami dengan sesuatu yang tidak mampu kami tanggung...damaikanlah jiwa kami, pimpinlah segala tindakan kami, peelokkanlah kehidupan dunia dan akhirat kami....permudahkanlah urusan kami...bantulah kami...terimalah amalan kami sebagai ibadah...Allahuma Ya Allah hanya pada mu kami merayu dan meminta...perkenankanlah YaAllah..." Amin Ya Rabbal alamin
Peringatan untuk diri saya dan para pembaca budiman...ayuh teruskan perjuangan kita dengan alasan sifar...rebutlah lima perkara...sebelum datangnya lima perkara ( al hadis)...Allahu 'alam. Setakat ini dahulu...

1 comment:

umi adnin said...

Salam Mc Yatty,

huhu sayunya baca posting ni. moga Allah kurniakan kesabaran dan kekuatan untuk mc yatty tersenyum ceria lagi. Moga Allah mengurniakan rahmatNya buat Mc yatty di akhirat kelak lantaran keikhlasan dan kesungguhan mc yatty menyantuni insan-insan lain.
You are a gift to our family by Allah. We love you and you are a part of our family. We will always stand by you come what may biiznillah..